bismillah…

tak ada kegiatan yang tak menuai manfaat dari padanya. nah, yang dilakukan oleh para anggota kurma ini salah satunya adalah jogging bersama di sekeliling Universitas Padjadjaran dalam rangka mengisi waktu liburnya yang terakhir.

bermula dari ketua kurma itu sendiri yakni Mochammad Bagas untuk mengajak para anggotanya dan para pelatih untuk melakukan jogging bersama di Rabu pagi yang cerah. kami memutuskan untuk berkumpul di Masjid SMANJA pukul 07.00 wib, dan anggota yang pertama kali saya lihat pertama adalah Tanjudin, siswa kelas 10. dia sedang berdiri di depan masjid dan mulai menghampiri yang dilihatnya. tak lama kemudian datanglah Nadia siswi smanja kelas 10 menghampiri kami yang hampir duduk di teras smanja dan akhirnya kami duduk bersama. datang lagi siswa smanja pindahan dari yogya, namanya willy dia juga kelas 10. kamipun mulai membuka pembicaraan seputar Ekskul, Nasyid, Maulid dan yang lainnya sambil menunggu datangnya bagas sang ketua yang menghimbau kami untuk jogging bersama.

waktu pun terus berjalan, bagaspun datang dan tak lama dari kedatangannya kami semua berangkat dengan niatan jogging bersama. awal pertama kami berjalan melewati beberapa belokan dan agak sedikit menanjak. jalanan yang kami lewati adalah salah satu jalan pintas menuju Universitas Padjadjaran, Jatinangor. lalu, sampailah kami di jalan Unpad yang dihadapannya adalah Fakultas Ilmu Budaya. di titik ini adalah startnya kami ber-jogging. kami berlari-lari kecil sambil berbincang-bincang agar tak terasa lelah. jogging kami berhenti seketika ketika melihat jalan Unpad yang agak sedikit menanjak. namun kami tetap semangat melewati jalan tersebut dan mencoba melanjutkan perjalanan sambil ber-jogging.

ocehan, candaan, tawaan pun tak lepas mewarnai jogging kami. tentu saja, seorang ikhwan lebih kuat dari seorang akhwat. maka mereka berlari kecil (jogging) lebih dulu dari pada kami yang akhwat. kini ikhwan telah sampai pada bundaran dekat Fakultas Farmasi yang baru dan saya dan nadia beberapa meter di belakangnya dan terlihat ikhwan sedang bercakap-cakap dengan satpam yang berjaga disana. huh, setelah saya dan nadia sampai juga di bundaran itu dan sejenak kami semua duduk. ternyata yang diperbincangkan hanyalah keinginan mereka yang ingin menghampiri air pancur di bundaran itu, berharap kami bisa duduk di sekitar air pancur dan berfoto, namun satpam melarangnya, haha.

kami melanjutkan jogging sampai ke depan gerbang utama Unpad dan mulai berbelok ke kanan. ku lihat gapura yang besar dan dibawahnya terlihat bentuk simbol pramuka. dan katanya di daerah sini suka dipakai untuk acara besarnya pramuka nama daerahnya adalah kiara condong, dan entah condong kemana, hehe. di perjalanan yang sudah sampai disini saya sudah mulai megurangi jogging karena nadia, siswi smanja kelas 10 itu mengeluh akan kelecetan kakinya yang memakai sepatu karet, tak pantas buat jogging. saya dan nadia pun tertinggal jauh dengan ikhwan yang masih istiqomah dengan joggingnya, luar biasa lalu didikuti dengan tanjudin yang menduduki posisi tengah, saya dan nadia adalah posisi terakhir. tiba-tiba kami berhentu di sebuah jalan yang agaknya berbelok sedikit dan mulai duduk di tepi nya untuk beristirahat.

melihat air yang jernih, beberapa diantara kami tertarik untuk sekedar mencicipi, menyentuh dan merasakan air jernih tersebut. sambil bercanda dan tertawa. dua orang di antara kami mulai mencelupkan kakinya ke air yang katanya jernih itu, serta menyentuh gelombang air yang ternyata bersumber dari balik batu, mungkin itu adalah mata air di kaki pegunungan. setelah itu, kami bergegas untuk kembali ke Unpad dan berencana untuk makan bersama with bubur kacang.

belum sampai 5m kami berpose terlebih dahulu dan tak mempedulikan bagaimanapun background nya.

DSC00188 DSC00189(0) DSC00187

kita pengennya ke foto semua, jadi kita minta tolong sama salah satu karyawan K3L Unpad lohh, untung ibu yang satu ini baik mau menolong kita, jadi kita bisa berfoto bersama semua🙂

DSC00190 DSC00191 DSC00192

lalu, kami melanjutkan perjalanan pulang kami menuju Unpad. ceritanya episode foto-fotonya belum selesai nih.

sedikit kenekatan kami, masuk ke dalam tempat yang katanya milik Unpad juga tapi tanahnya masih kosong dan nampaknya masih kayak hutan gitu. karena disitu ada satpam yang jaga, pastinya kami meminta izin terlebih dahulu untuk masuk tempat itu, setelah masuk barulah kami mulai mencari lokasi yang bagus untuk berfoto😀

DSC00193

bagas dan willy berniat ingin memanjat pohon dan meminta untuk di foto. tapi gajadi cz’a kita izin sama satpam hanya untuk foto bukan untuk manjat ppohon takutnya jin yang menghuni pohon yang ditanjati kaget dan tidak terima, wah..kan kacau tuh.

DSC00194

nampak tempat yang kami masuki..

DSC00197

DSC00198

DSC00199

DSC00201

DSC00202

ekspresi yang alay apa lucu nih? wkwk😀

DSC00203

DSC00204

tanjudin, lagi memikirkan nasib islam kedepan, subhanallah..

DSC00206

bagas, sedang ikut merenung nasib KURMA yang harus lebih baik lagi dari sebelumnya.

setelah handphone yang dipakai untuk memotret hampir low barulah kami bergegas keluar dan bernuhun kepada satpam yang menjaga tempat itu.

lalu kami melanjutkan perjalanan pulang kami menuju Unpad, sampai di gedung rektorat kami menyempatkan foto lagi dengan handphone yang lain…

13022013_094426

13022013_094614

sarah hilang, karena sarah yang memotret bukan K3L Unpad lagi.

13022013_094711

nadia hilang juga, dia juga yang memotret.

13022013_094749

willy bangkit dari duduknya…

13022013_09525313022013_09533013022013_09540413022013_095431

panas terik tak menghalangi mereka berpose di tengah tangga yang ber-background-kan Gd.Rektorat Unpad.

13022013_095544

berteduh dibawah teduhan tumbuhan yang merayap…

setelah itu, kami meninggalkan Gedung Rektorat dan mulai menapaki jalan keluar Unpad.

saat itu waktu sudah menunjukan pukul 10.00 wib. karena kejenuhan dan kelelahan kami dalam perjalanan, kami sampai melakukan hal aneh, seperti berjalan mundur dan berlari mundur. kami pun tak lepas dari canda tawa selama perjalanan karena hal itulah yang membuat kami bisa sampai tujuan akhir yakni makan bubur kacang bersama.

yang namanya ukhuwah, memanglah harus terjalin terus menerus dan berkesinambungan. sebagai seorang muslim kita semua adalah bersaudara. sudah selayak dan sepatutnya kita menjadikan diri bermanfaat untuk diri yang lain minimal di lingkungan tempat daerah kita tinggal. itulah ciri pribadi seorang muslim, karena “kebenaran yang rentan akan kalah dengan kebatilan yang kokoh”. So, kuatkan kebenaran kita dimulai dari diri sendiri, just be your self.

walaupun nama kegiatan yang tak sesuai dengan realita yang dilakukan, yang penting niat sudah di catat oleh malaikat dan insyaallah menuai pahala, aamiin ya robbal’alamin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s