Selamat Pukul 23 PM para pembaca,
Selamat mengarungi mimpi yang tak terbatas bayangannya
Selamat menyimpan rindu dan selamat bersemangat menjalani hidup,

Ini untuk diriku,
Bagaimana mungkin aku memiliki keinginan untuk mengurai kembali untaian benang yang tak terkirakan jumlahnya dan ku tenun sendiri dalam sehelai sapu tangan indah.

Bagaimana mungkin aku merasa terbebaskan dari jaringan benang yang tersusun-susun, silang-menyilang, tumpuk-menumpuk, timpa-menimpa diatas sehelai kain sapu tangan yang telah ku tenun sendiri.

Bagaimana mungkin aku rela mengurai benang yang sudah daku gulung dan pintal dengan rapih dan apik selama kesabaran dan kepahitan menimpa.

Bagaimana mungkin aku rela mengurai jahitan satu demi satu tusukan yang aku sendiri telah menjahitnya, menenunnya dan merajutnya yang telah mengorbankan banyak waktu dan tenaga.

Bagaimana mungkin aku bisa menggulungnya kembali kalau dalam perjalanan mengurainya begitu banyak benang yang putus dan bercerai berai.

Untukku,
Untuk umurku,
Untuk perubahanku,
Untuk kedewasaanku,
Untuk diriku,
Kamu bukanlah manusia yang sempurna yang bisa memenuhi semua keinginan hatimu
Dalam dirimu ada peperangan, bagaimana mungkin kamu bisa menjadi diri kamu sendiri padahal masih belum jelas kamu ada di posisi mana saat ini.

Apa yang kamu lihat?
Apa yang kamu kenakan?
Apa karena orang lain?

Kamu bukanlah seseorang yang kuat, salah satu organ mu disakiti semua merasakannya
Kamu bukanlah wanita yang hebat, dicaci masih saja mengumpat untuk menangis.
Kamu bukanlah kakak pemberani, melindungi adik dari kejaran anjing saja tidak bisa.
Kamu bukanlah anak yang mentaati orangtuamu, kalau saja kamu taat. Saat ini kamu tidak di bandung dan tidak kuliah di sastra unpad.

Tapi kamu punya prinsip, apapun yang orang lihat. Apapun komentar orang-orang. Aku tak peduli dengan itu. Selagi itu baik akan ku simpan dan ingat. Sebaliknya hanya akan menjadi iklan di channel hatiku saja.

Ini untuk diriku.
Diriku yang tak pernah sempurna
Diriku yang tak pernah bersih dari kesalahan
Diriku yang tak pernah tak bodoh
Diriku yang tak pernah kuat

Semoga diriku mencintai diriku sendiri.
 

Satu pemikiran pada “I Just Writes, No More

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s